Tahukah anda tentang kanker? Mungkin sebagian orang hanya tahu bahwa kanker itu berbahaya tanpa tahu apa saja penyebab penyakit kanker dan bagaimana kanker tersebut berkembang dalam sel tubuh kita.. kemarin saya mendapat informasi ini dari teman saya jadi apa salahnya kalau saya bagi informasi ini pada anda…tapi sayang tidak bisa langsung di baca so.. download dulu ya… heheeeeeeee
Mertuaku maafkan aku menantumu..
yang selalu menyakiti perasaan anakmu..
mertuaku maafkan aku menantumu…
yang tak mengerti keinginan anakmu…
mertuaku…
aku menyayangi anakmu…
mertuaku…
aku mencintai anakmu…
pantaskah Pria menangis?
Pria yang seharusnya tegar.. pantaskah menangis?
ketika otak tak mampu lagi berfikir untuk menyelesaikan suatu masalah? pantaskah menangis?
Semalam aku bertemu denganmu
ku lihat kau duduk di seberang danau ini
kau lambaikan tanganmu
dengan senyum di bibirmu
kau memanggilku dalam parau suaramu
dalam teriakmu, kau berkata padaku
“esok aku kembali padamu..
dalam tidurmu, dalam mimpimu”
malam ini ku tunggu kau kembali
wahai gadis dalam mimpiku…
sepotong malam..
kau sepi tanpa kebisingan
sepenggal sepi..
senyap tanpa ke gaduhan
sepenggal rindu..
padamu ku sisipkan rinduku
untuk bertemu dengannya
walau hanya dalam anganku
terlelap aku dalam khayalku
terbang bersama bayangan
dia yang selalu kurindukan
Dengan memakai jubah putih seakan paling suci.. sorban terikat dikepala seakan paling beriman di dunia… sambil berteriak menyebut asma Allah..
wah seakan mereka sedang perang sahid melawan orang kafir apa mereka tidak sadar kalau mereka menganiaya saudara mereka sendiri? Saudara sebangsa dan setanah air?
Saya lebih suka menyebutnya preman bersorban …
Miris itu yang ada dalam pikiran saya waktu melihat berita semalam…
Saat FPI yang mengatas namakan agama dengan sadis menganiaya di monas Jakarta..
Apa semua masalah menurut FPI harus di selesaikan dengan kekerasan?
Kalau mereka mengatas namakan islam… islam apa yang mereka anut? Apa islam mengajarkan kekerasan?
Kita tinggal di Negara hokum tapi mereka bertindak seakan hukum di tangan mereka..
Seakan hukum sudah tidak mempan menyentuh mereka..
Dan ini bukan yang pertama kali FPI melakukan perbuatan anarki saat bulan puasa kemarin saya juga sempat menyaksikan di berita or-mas ini menghancurkan lapak-lapak penjual makanan? Dengan dalih para pedagang tersebut tidak menghargai orang yang sedang berpuasa.. saya pikir para pedagang makanan tersebut tidaklah bersalah dengan berdagang di siang hari.. itu tidak melanggar hukum.. kalau memang orang yang berpuasa membatalkan puasa hanya karna melihat orang berjualan nasi.. berarti orang tersebut belum kuat imannya.. karna kalau imannya kuat tidak mungkin tergoda melihat orang yang berjualan makanan di siang hari..
Minta di hargai tapi tidak menghargai orang.. apa itu pantas? Kalu merasa tergoda ya Zikir aja dong.. bukannya menghancurkan lapaknya orang.. semua orang butuh uang.. buat makan… kalau FPI mau nanggung makan mereka iya.. tidak masalah. itu hanya ulasan kalau FPI memang bukan hanya sekali melakukan tindakan anarki….
Waktu FPI berdalih pemerintah kurang tegas dalam memberi tindakan pada Ahmadiyah, tapi menurut saya justru pmerintah yang kurang tegas dalam membubarkan FPI karna FPI tidak berbeda dengan sekumpulan preman yang selalu bikin resah masyarakat dengan dalih-dalihnya yang selalu melakukan tindakan Anarki..
Saya sebagai orang islam merasa prihatin melihat OR-MAS yang satu ini..
Kemarin waktu saya mau UTS bingung cari istilah-istilah dalam komputer dan akhirnya saya temukan disini… beruntung sekali saya sangat terbantu lho.. heheeeeeeee
buat temen-temen belajar woi.. !!!!!!
Aminudin
berlarian di ramainya terminal
bermain seakan tak ada beban
Aminudin
anak jalanan yang dibesarkan
dalam kerasnya kehidupan
Aminudin
terlihat meringis karna lapar
menahan tangis dalam pengharapan
sesuap nasi kan segera datang
Aminudin
masih meringis..
sambil menangis…
tanpa harapan…
karna nasi takkan datang
telah menguap di panasnya siang
Aminudin
kini tak terlihat lagi di terminal
Aminudin
kini takkan merasa lapar
karna tlah pergi dan abadi
diberita koran pagi ini
dan takkan pernah kembali
“Amin”..udin…
Sore itu hari yang menyenangkan dalam hidupku karna aku akan bertemu dengan belahan jiwaku seperti lirik lagu DOT yang begitu menyentuh perasaan orang yang mendengar… (bagi yang punya perasaan. heheeeee) belahan hati yang telah lama pergi dari hidupku..
Ya, belahan hati yang pernah hilang dari ingatanku karna terpisah jarak dan waktu.
Belahan hati yang dulu mencintaiku dan sampai saat ini aku yakin dia tetap mencintaiku..
Handphone ku berbunyi nyaring yang menyadarkanku dari lamunan yang menguasaiku
Bergegas ku raih Hp dari atas meja dan langsung ku buka pesan sinngkat itu..” aku sudah berangkat nih,, doain ya sampai tujuan” seperti itu pesan yang ku baca.
Oh my god.. aku akan bertemu belahan jiwaku..
Tanpa pikir panjang langsung kusiapkan apa yang perlu ku bawa untuk bekalku di jalan nanti.. semua. telah siap dan aku tinggal berangkat tuk bertemu belahan jiwaku..
Jarum jam menunjukan pukul tujuh malam saat aku sampai diterminal dan kucari bus yang akan mengantarku ke pelabuhan karna kami karna aku akan menunggu belahan jiwaku di pelabuhan merak pelabuhan yang menghubungkan antara pulau jawa dan Sumatra, ku ambil Hp dalam tas ku dan segera ku tulis sms untuknya bahwa aku telah berangkat dari lampung menuju ke pelabuhan merak, betapa terkejut belahan jiwaku saat dia tahu aku telah berangkat menjemputnya, karna dia baru memasuki wilayah semarang yang masih terlalu jauh untuk samapi ke Merak… oya aku belum bercerita bahwa belahan hatiku dari kota solo yang hendak pulang ke kampung halamannya di Sumatra dan kami pernah berpacaran di waktu kami SMP dulu. dimana banyak orang bilang cinta kami cinta monyet, tapi bagiku itu bukan cinta monyet karna kami manusia yang dilahirkan dengan cinta meskipun cinta itu datang terlalu dini menghampiri kami… meskipun akhirnya Egoku telah menghancurkan hubungan kami.. masih teringat jelas dalam pikiranku waktu dia memutuskan hubungan kami yang ditulis dalam selembar kertas yang menurutku lebih panjang dari pada Koran dan ku akui itu semua memang salahku.. yang telah menyia-nyiakan kasih sayang yang ia berikan untukku.. (maaf cintaku)
Setelah kami lulus SMP aku sempat hilang kontak dengannya karna kami melanjutkan pendidikan SMA di tempat yang berbeda,, aku melanjutkan sekolahku ke lampung dan dia tetap di palembang.. sampai pada suatu hari aku bertemu dengan teman lamaku .temanku waktu aku di SMP dulu dan kuberikan alamtku yang sekarang dan alamat itu sampai juga ke tangan belahan jiwaku..
Meskipun aku tak berharap alamat itu sampai ke tangannya.. karna aku malu bila mengingat kesalahanku yang telah menyia-nyiakan nya…
Hingga pada akhirnya ia mulai menulis surat untukku menanyakan bagai mana kabarku di lampung.. Oh.. betapa senangnya aku.. orang yang selama ini ku rindukan hadir kembali dalam hidupku… meskipun hanya sepucuk surat yang datang padaku… mulai saat itu kami mulai berkirim surat dan hingga akhirnya ia kembali dalam pelukanku meskipun kami tidak pernah bertemu.. tapi naluriku berkata bahwa dia memang belahan jiwaku.. begitpun sebaliknya ia pun merasakan hal yang sama.. apakah ini yang dinamakan cinta buta? Tidak, cinta tidaklah buta…
Kembali ke perjalananku… butuh waktu tiga jam untuk sampai ke pelabuhan bakau dan di tambah du jam untuk sampai ke Merak dengan menggunakan kapal penyeberangan..
Kembali kulihat jam dalam Hp ku. Ternyata waktu begitu cepat berlalu karana sekarang telah menunjukan pukul 12 malam dan aku telah menyebrang ke pulau jawa.. tapi belahan jiwaku belum juga tiba..
Kemana kau belahan jiwaku..?
Ternyata aku harus lebih sabar menanti karna belahan jiwaku masih terlalu jauh untuk sampai ke pelabuhan itu.. karna ku perkirakan ia samapai sekitar pukul delapan pagi…
Apa yang harus kulakuan di tempat seperti ini tempat yang tak begitu ku kenal karna seumur hidupku ini baru yang ke dua kali aku menginjak pulau jawa… tapi semangatku untuk bertemu mengalahkan rasa jenu dan rasa takutku….
Rasa letih yang menghampiriku akhirnya membawaku kedalam tidurku meskipun bias di kata itu tempat yang kurang layak untuk tempat tidur karna ku tidur di teras sebuah masjid dimana udara malam yang begitu dingin seakan menusuk tulangku.. tapi kembali semangatku mengalahkan semua itu…
Hingga pagi menghampiri dan sinar mentari kembali menghangatkan bumi..
Kembali Hp ku bedering yang seakan tak sabar untuk memberi tahu ku bahwa belahan jiwaku telah sampai di pelabuhan… dan kami mencocokan di kapal mana kami akan bertemu karna bila kami salah kapal maka kami akan kehilan kesempatan untuk bertemeu karna ia akan melanjutkan perjalannya ke palembang sedangkan aku kembali ke lampung…
akhirnya kami naik kapal di pelabuhan No 4 tempat kapal bersandar yang hendak menuju lampung…
setelah dikapal aku bergegas ke bagian paling atas kapal ku tunggu belahan jiwaku disana.. karna menurutku itu tempat yang tepat untuk bertemu belahan jiwaku…
dan pada akhirnya belahan jiwaku datang menghampiriku…
oh tuhan… akhirnya aku bertemu belahan jiwaku…
tak ada yang berubah dari dirinya masih tetap seperti belahan jiwaku yang dulu.. tetap ayu dan mempesonaku…. Dan kini semakin dewasa penampilannya…
Terima kasih tuhan Kau telah pertemukan kami lagi setelah berpisah begitu lama,
ya.. tiga setengah tahun bukanlah waktu yang singkat bagiku.. dan akhirnya kami bertemu disini… di kapal ini antara merak dan Bakau heni bukan antara kerawang dan Bekasi…. Hwhahaaahaaa
setelah kami bertemu.. kami melepas rindu saling bercerita apa saja yang dilakukan selama kami berpisah.. hingga akhirnya kapal akan sampai di pelabuhan.. itu berarti kami harus berpisah…. Bagiku..Begitu cepat waktu berlalu seaakan aku baru saja menjabat tangannya dan kini harus berjabat tangan untuk kembali berpisah….
Itulah dua jam paling berarti dalam hidupku… dan kini aku harus kembali menunggu.. menunggu untuk kembali bersatu.. dan ku yakin diapun begitu, yang akan selalu menungguku…
Semangat untuk menunggu…
Akhirnya kapal bersandar dan diapun kembali ke dalam Bus dan kembali melanjutkan perjalananya, dan aku kembali turun dan menginjak lampung kembali,,, lampung tempatku menggapai cita-citaku…
Sampai jumpa belahan jiwaku… aku akan selalu menungumu…..!!!!!!
karna kau memang Belahan Jiwaku