Kucing Itu Bernama Iput


Kucing ImutSudah 2 Bulan Lebih aku kehilangan Kucing yang entah aku lupa yang keberapa kali aku memelihara kucing, tapi  kucing yang 1 ini istimewa bagiku, bukan karena dia keturunan Persia, Anggora ataupun Eropa seperti Bule bermata Biru diluar negeri sana, ini hanya kucing kampung yang tak sengaja kutemukan di jalan menuju kantorku, tepat dibelakang kantorku.

Pagi Itu.. *Membayangkan bak Sinetron*

Pertama Melihat kucing ini hanya terlintas rasa kasihan tanpa ada rasa ingin menyelamatkan, hanya berfikir, “Yang Punya Kucing Ni Gila Kali ya” tega membuang anak kucing 2 Ekor memisahkan dengan induknya tanpa rasa berdosa, setelah sampai kantor, sempat kuperhatikan melalui balkon Karna tepat dibelakang kantor jadi terlihat jelas, berlari kesana kemari, mengeong tanpa henti sedangkan saudaranya hanya diam sudah tidak berdaya sepertinya mengalami dehidrasi karena tidak bisa menyusu ke Induknya yang entah ada dimana, aku hanya bisa memperhatikan beberapa orang yang lalu lalang sesekali ada yang mencoba meindahkan kepinggir jalan supaya tidak tertabrak pengendara lain, ada yang mencoba mengelus-elus lalu meninggalkan seperti yang lain.

Akhirnya kuputuskan untuk menyelamatkannya, mengambil Kardus bekas Kertas A4 kubawa kedua kucing itu ke Kost, memberi makan kerupuk sisa sarapan dengan lahap dihabiskan, tapi tidak dengan saudaranya yang hanya terdiam, sepertinya harapan hidupnya juga sudah kecil sama seperti badannya yang juga kecil dan benar saja pada malamnya saudaranya benar-benar mati karena tidak mau makan maupun minum susu yang telah kusiapkan.

Sejak saat itu aku mulai punya kesibukan baru di kostku, kucing pertama yang kupelihara setelah aku Hijrah ke t4 Kerjaku yang baru serasa mempunyai bayi kecil yang terkadang membuatku tidak sabar, karena terkadang aku harus bangun jam 3 pagi karena ulah kucingku yang buang air sembarangan, sudah berapa kali kamar kostku yang kecil harus kubersihkan karena kotorannya, mengajarinya untuk ketoiletpun masih susah sekali, mengeluarkannya jam 3 pagi dan memasukkan kembali ke kamar karena tidak mau diam mengeong didepan pintu. aku yang setiap istirahat siang dikantor harus pulang karena harus memberi makan Iput yang tidak tahu dimana, yang pasti setiap ku panggil dia muncul dari sekitar kosku.. ah benar benar merepotkan, tapi kucing yang pintar.. 😀

Beberapa Kali aku beli makanan kucing mulai dari sereal sampai yang berbentuk seperti sarden, tidak tahu mungkin karena memang dasarnya kucing kampung, Iput menolak memakannya hanya sesekali memakannya, dan ini terasa sangat menjengkelkan karena harganya yang melebihi budget makanku untuk sehari.. 😦

Tapi diluar semua kerepotan itu Iput hadir cukup menghiburku, menjadi teman bermain pelepas penat setelah bekerja, kuajak berkeliling kalau sore dengan sepeda motor matic milikku, sampai dia mengerti setiap aku menghidupkan motorku Iput selalu lompat ke motorku, *Dikira ngajak Jalan2 Kali Ye..:p*

Berikut Penampakan Si IputKu Kucing Kampung yang Tak Suka Whiskas.

Kucing persia

Iput Lagi Nyicipin Whiskas Sereal

Memandikan Kucing

Iput Setelah Mandi Pagi
Merawat Kucing

Iput Setelah Mandi

Cara Merawat Kucing

Iput Setelah Mandi dan Diberi Makan, Benar-benar tidak peduli dengan sekitarnya :p

Iput Tidur Siang

Iput Tidur Siang

Kucing Imut

Iput Setelah Mandi Sore, Harus tidur di dekat lampu dan strika Spaya tidak kedinginan 😀

Sekarang Sudah Dua Bulan dan aku tidak tahu dimana Iput Berada, Karena Kenangan diatas hanya berlangsung Beberapa hari karena hari terakhir bersama iput setelah hujan dan aku tidak tahu dia berteduh dimana karena tidak didalam kamar kostku, biasanya kemanapun Iput Pergi Pasti Sorenya Pulang Lagi tapi Hari itu dia Benar-benar pergi, mungkin ada yang mengambilnya karena Iput Bukan Iput yang Pertama kali datang, kusut, Kurus, Bau. Iput sudah jadi iput yang bersih dan lincah Karena sudah punya pola makan yang teratur dan mandi juga teratur, meski cuma beberapa hari sekali mandinya.. 😛

Siapapun yang telah menemukan Iput dan mengadopsinya aku sudah mengikhlaskannya karena mungkin disana dia lebih terawat dan terjamin makannya daripada diKostku. *Termehek-Mehek :p*

Sampai Jumpa IPUTKU, Semoga kita bisa ketemu lagi.

Iklan

One comment on “Kucing Itu Bernama Iput

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog Pribadi saya, Silakan Tinggalkan Komentar anda.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s