Pengalaman Tes Psikotes dan FGD PT PLN (Persero)

Kerja di akhir pekan dengan pekerjaan yang gak seberapa, sungguh terasa membosankan…:( akhirnya saya putuskan untuk menulis pengalaman selama mengikuti Psikotes pada PT PLN (Persero) saat ini saya masih bekerja di salah satu Provider internet, yang pasti enaknya kerja di Provider internet adalah, akses internet yang selalu lancar jaya dengan kecepatan yang tidak diragukan lagi. :D tapi beberapa hari lagi saya akan meninggalkan pekerjaan ini, saya ingin Mudik dan bersantai dulu dirumah. wah-wah kok malah cerita pekerjaan di provider nih. tak apalah sekedar intermezo aja.. :D

tahap psikotest ini termasuk test yang saya takuti, kenapa? karena tahun kemarin saya gugur pada tahap ini, dan rasanya sangat menyakitkan sekali, (Lebay Mode on) tapi memang rasa kecewa pasti sangat besar karena sudah sampai tahap ini sudah banyak yang dilewati.

Tahun kemarin saya gagal dan saya merasa saya gugur mungkin karena saya terlalu percaya diri dan terlalu terburu-buru menghadapi tes ini, yang seharusnya dilewati dengan tenang dan jadi diri sendiri. tapi banyak hikmah yang saya dapatkan setelah itu, ya saya jadi tau bagaimana menghadapi tes ini, intinya hanya ketenangan dan jadi diri sendiri, cukup mudah simple bukan? :D

saat Psikotest pertama kita diminta mengerjakan PAULI test, ya tes yang cukup sederhana tapi membutuhkan tingkat konsentrasi dan ketahanan pikiran yang tinggi, karena kita hanya diminta menjumlahkan angka-angka 0-9 dan soalnya tidak tanggung-tanggung sebesar kertas koran dan bolak-balik saya sudah 3X mengerjakan soal seperti ini, dan hasilnya sama saja, saya tidak pernah bisa menyelesaikan 1 lembar penuh, tapi tak apa karena bukan berapa banyak soal yang bisa kita selesaikan, tapi grafik yang di nilai apakah semakin cepat atau semakin lambat kita mengerjakan soal tersebut. so pikirkan bagaimana mengerjakannya… :D

contoh soal pauli :Psikotest PLN

kemudian kita dihadapkan pada Warteg test, warteg tes bukan tes makan nasi di warteg lho… :D tapi ini adalah tes melanjutkan gambar, kita diminta melanjutkan 8 gambar yang ada, saya banyak membaca referensi yang mengatakan gambar harus mempunyai tema yang sama satu sama lain, tapi saya mengerjakan yang menurut saya pantas untuk di gambar,. :D dan itu tidak masalah jadi gambar saja yang menurut kamu bagus untuk digambar. setelah itu kita diminta menentukan mana gambar yang paling bagus, paling jelek, paling mudah, paling susah, dan memberi tanda urutan gambar mana dulu yang kita kerjakan. untuk lebih jelas mungkin bertanya pada orang yang mengerti psikologi tujuan dari gambar tersebut apa. :D

contoh warteg test :
Warteg tes PT PLN

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s