Dua Jam Itu
Sore itu hari yang menyenangkan dalam hidupku karna aku akan bertemu dengan belahan jiwaku seperti lirik lagu DOT yang begitu menyentuh perasaan orang yang mendengar… (bagi yang punya perasaan. heheeeee) belahan hati yang telah lama pergi dari hidupku..
Ya, belahan hati yang pernah hilang dari ingatanku karna terpisah jarak dan waktu.
Belahan hati yang dulu mencintaiku dan sampai saat ini aku yakin dia tetap mencintaiku..
Handphone ku berbunyi nyaring yang menyadarkanku dari lamunan yang menguasaiku
Bergegas ku raih Hp dari atas meja dan langsung ku buka pesan sinngkat itu..” aku sudah berangkat nih,, doain ya sampai tujuan” seperti itu pesan yang ku baca.
Oh my god.. aku akan bertemu belahan jiwaku..
Tanpa pikir panjang langsung kusiapkan apa yang perlu ku bawa untuk bekalku di jalan nanti.. semua. telah siap dan aku tinggal berangkat tuk bertemu belahan jiwaku..
Jarum jam menunjukan pukul tujuh malam saat aku sampai diterminal dan kucari bus yang akan mengantarku ke pelabuhan karna kami karna aku akan menunggu belahan jiwaku di pelabuhan merak pelabuhan yang menghubungkan antara pulau jawa dan Sumatra, ku ambil Hp dalam tas ku dan segera ku tulis sms untuknya bahwa aku telah berangkat dari lampung menuju ke pelabuhan merak, betapa terkejut belahan jiwaku saat dia tahu aku telah berangkat menjemputnya, karna dia baru memasuki wilayah semarang yang masih terlalu jauh untuk samapi ke Merak… oya aku belum bercerita bahwa belahan hatiku dari kota solo yang hendak pulang ke kampung halamannya di Sumatra dan kami pernah berpacaran di waktu kami SMP dulu. dimana banyak orang bilang cinta kami cinta monyet, tapi bagiku itu bukan cinta monyet karna kami manusia yang dilahirkan dengan cinta meskipun cinta itu datang terlalu dini menghampiri kami… meskipun akhirnya Egoku telah menghancurkan hubungan kami.. masih teringat jelas dalam pikiranku waktu dia memutuskan hubungan kami yang ditulis dalam selembar kertas yang menurutku lebih panjang dari pada Koran dan ku akui itu semua memang salahku.. yang telah menyia-nyiakan kasih sayang yang ia berikan untukku.. (maaf cintaku)
Setelah kami lulus SMP aku sempat hilang kontak dengannya karna kami melanjutkan pendidikan SMA di tempat yang berbeda,, aku melanjutkan sekolahku ke lampung dan dia tetap di palembang.. sampai pada suatu hari aku bertemu dengan teman lamaku .temanku waktu aku di SMP dulu dan kuberikan alamtku yang sekarang dan alamat itu sampai juga ke tangan belahan jiwaku..
Meskipun aku tak berharap alamat itu sampai ke tangannya.. karna aku malu bila mengingat kesalahanku yang telah menyia-nyiakan nya…
Hingga pada akhirnya ia mulai menulis surat untukku menanyakan bagai mana kabarku di lampung.. Oh.. betapa senangnya aku.. orang yang selama ini ku rindukan hadir kembali dalam hidupku… meskipun hanya sepucuk surat yang datang padaku… mulai saat itu kami mulai berkirim surat dan hingga akhirnya ia kembali dalam pelukanku meskipun kami tidak pernah bertemu.. tapi naluriku berkata bahwa dia memang belahan jiwaku.. begitpun sebaliknya ia pun merasakan hal yang sama.. apakah ini yang dinamakan cinta buta? Tidak, cinta tidaklah buta…
Kembali ke perjalananku… butuh waktu tiga jam untuk sampai ke pelabuhan bakau dan di tambah du jam untuk sampai ke Merak dengan menggunakan kapal penyeberangan..
Kembali kulihat jam dalam Hp ku. Ternyata waktu begitu cepat berlalu karana sekarang telah menunjukan pukul 12 malam dan aku telah menyebrang ke pulau jawa.. tapi belahan jiwaku belum juga tiba..
Kemana kau belahan jiwaku..?
Ternyata aku harus lebih sabar menanti karna belahan jiwaku masih terlalu jauh untuk sampai ke pelabuhan itu.. karna ku perkirakan ia samapai sekitar pukul delapan pagi…
Apa yang harus kulakuan di tempat seperti ini tempat yang tak begitu ku kenal karna seumur hidupku ini baru yang ke dua kali aku menginjak pulau jawa… tapi semangatku untuk bertemu mengalahkan rasa jenu dan rasa takutku….
Rasa letih yang menghampiriku akhirnya membawaku kedalam tidurku meskipun bias di kata itu tempat yang kurang layak untuk tempat tidur karna ku tidur di teras sebuah masjid dimana udara malam yang begitu dingin seakan menusuk tulangku.. tapi kembali semangatku mengalahkan semua itu…
Hingga pagi menghampiri dan sinar mentari kembali menghangatkan bumi..
Kembali Hp ku bedering yang seakan tak sabar untuk memberi tahu ku bahwa belahan jiwaku telah sampai di pelabuhan… dan kami mencocokan di kapal mana kami akan bertemu karna bila kami salah kapal maka kami akan kehilan kesempatan untuk bertemeu karna ia akan melanjutkan perjalannya ke palembang sedangkan aku kembali ke lampung…
akhirnya kami naik kapal di pelabuhan No 4 tempat kapal bersandar yang hendak menuju lampung…
setelah dikapal aku bergegas ke bagian paling atas kapal ku tunggu belahan jiwaku disana.. karna menurutku itu tempat yang tepat untuk bertemu belahan jiwaku…
dan pada akhirnya belahan jiwaku datang menghampiriku…
oh tuhan… akhirnya aku bertemu belahan jiwaku…
tak ada yang berubah dari dirinya masih tetap seperti belahan jiwaku yang dulu.. tetap ayu dan mempesonaku…. Dan kini semakin dewasa penampilannya…
Terima kasih tuhan Kau telah pertemukan kami lagi setelah berpisah begitu lama,
ya.. tiga setengah tahun bukanlah waktu yang singkat bagiku.. dan akhirnya kami bertemu disini… di kapal ini antara merak dan Bakau heni bukan antara kerawang dan Bekasi…. Hwhahaaahaaa
setelah kami bertemu.. kami melepas rindu saling bercerita apa saja yang dilakukan selama kami berpisah.. hingga akhirnya kapal akan sampai di pelabuhan.. itu berarti kami harus berpisah…. Bagiku..Begitu cepat waktu berlalu seaakan aku baru saja menjabat tangannya dan kini harus berjabat tangan untuk kembali berpisah….
Itulah dua jam paling berarti dalam hidupku… dan kini aku harus kembali menunggu.. menunggu untuk kembali bersatu.. dan ku yakin diapun begitu, yang akan selalu menungguku…
Semangat untuk menunggu…
Akhirnya kapal bersandar dan diapun kembali ke dalam Bus dan kembali melanjutkan perjalananya, dan aku kembali turun dan menginjak lampung kembali,,, lampung tempatku menggapai cita-citaku…
Sampai jumpa belahan jiwaku… aku akan selalu menungumu…..!!!!!!
karna kau memang Belahan Jiwaku
Loading...
seep.. juga cerpennya…
dede17 - Mei 30, 2008 at 3:58 am